Berita  

Kabupaten Nagekeo Kembali Raih Opini WTP: Bukti Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel dan Transparan

Pemerintah Kabupaten Nagekeo kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan yang sehat dan terpercaya.

NAGEKEO, FAKTUAL.CO.ID, – Pemerintah Kabupaten Nagekeo kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan yang sehat dan terpercaya. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan meraih kembali predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Penghargaan bergengsi ini diserahkan secara langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 26 Mei 2026, di Auditorium Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi NTT.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diterima langsung oleh Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo. Keberhasilan meraih kembali opini tertinggi dari BPK ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan keuangan daerah di Nagekeo dikelola secara tertib, transparan, dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati Simplisius Donatus mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas capaian ini. Menurutnya, predikat WTP bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja keras, dedikasi tinggi, serta sinergi yang solid dari seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Nagekeo.

BACA JUGA :
Kaijo: Ritual Masyarakat Adat Mbay untuk Menghentikan Serangan Hama dan Menjaga Keseimbangan Ekosistem

“Yang pertama dan utama, tentu saja kita patut bersyukur atas pencapaian opini WTP ini. Ini bukan sekadar sebuah predikat atau penghargaan semata, melainkan cerminan nyata dari komitmen kita bersama dalam mengelola setiap rupiah uang rakyat secara transparan dan akuntabel. Kepercayaan publik ini harus terus kita jaga,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati Simplisius menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir dari seluruh pengelolaan keuangan daerah, melainkan standar minimal yang wajib dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya. Ia menekankan bahwa ke depan, fokus utama pemerintah daerah bukan hanya pada ketertiban administrasi, tetapi lebih pada kualitas belanja dan dampak nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA :
Laporan Fransisco Bernando Bessi Ke KPK Harus Jadi Momentum Tamatnya Karir Jaksa Pemeras

“Kita harus memahami bahwa WTP bukanlah garis finis, melainkan patokan dasar yang harus kita pertahankan. Fokus utama kita selanjutnya adalah memastikan setiap rupiah yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak hanya benar secara administrasi, tetapi juga tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang nyata,” tegasnya.

Meski telah meraih hasil yang membanggakan, Bupati Nagekeo mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan untuk tidak berpuas diri. Komitmen untuk terus melakukan perbaikan, penyempurnaan sistem pengendalian internal, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan harus terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

“Saya berpesan, jangan pernah merasa puas dan berhenti berbenah. Perbaikan sistem dan kepatuhan harus terus kita genjot agar tata kelola pemerintahan semakin baik. Saya juga meminta kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk menjadikan opini WTP ini sebagai motivasi terbesar untuk bekerja lebih bersih, jujur, dan profesional,” tambahnya.

BACA JUGA :
SBSI Resmi Hadir di Nagekeo, Agnomansius Subiasy Pimpin Perjuangan Hak Pekerja Periode 2026–2031

Bupati Simplisius juga menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah daerah yang bertanggung jawab.

“Mari kita buktikan bahwa Pemerintah Kabupaten Nagekeo hadir dengan tata kelola keuangan yang sehat, bersih, dan berintegritas tinggi, semata-mata demi mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Nagekeo yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP ini menjadi modal kuat bagi Kabupaten Nagekeo untuk terus mengembangkan daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta membuka peluang yang lebih luas dalam dukungan pendanaan pembangunan di masa mendatang.

banner 400x130
Penulis: ZainudinEditor: Redaksi