Berita  

SBSI Resmi Hadir di Nagekeo, Agnomansius Subiasy Pimpin Perjuangan Hak Pekerja Periode 2026–2031

Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K-SBSI) resmi membentuk kepengurusan baru untuk wilayah Kabupaten Nagekeo. Pembentukan organisasi ini ditandai dengan pelaksanaan rapat penetapan struktur yang berlangsung di Mbay, pada Sabtu (23/5/2026).

NAGEKEO, FAKTUAL.CO.ID – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K-SBSI) resmi membentuk kepengurusan baru untuk wilayah Kabupaten Nagekeo. Pembentukan organisasi ini ditandai dengan pelaksanaan rapat penetapan struktur yang berlangsung di Mbay, pada Sabtu (23/5/2026). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat gerakan serikat pekerja dan perlindungan hak-hak buruh di wilayah tersebut.

Dalam musyawarah yang dihadiri oleh perwakilan pekerja, unsur buruh, dan jajaran pimpinan K-SBSI Wilayah Daratan Flores, Agnomansius Subiasy secara aklamasi ditetapkan sebagai Ketua K-SBSI Kabupaten Nagekeo untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan ini dilakukan melalui proses musyawarah terbuka yang sarat dengan semangat kebersamaan dan kesepahaman antar peserta rapat.

Kehadiran K-SBSI di Nagekeo kini diharapkan menjadi wadah perjuangan yang sah dan terstruktur bagi para pekerja. Organisasi ini akan berfokus pada pengawalan berbagai isu strategis ketenagakerjaan, mulai dari perjuangan upah layak, pemenuhan jaminan sosial dan kesehatan, perlindungan keselamatan kerja, hingga menjamin kepastian hukum dalam setiap hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha.

BACA JUGA :
Tindakan perampasan Tanah Adat di Papua Bukan Hanya Persoalan Agraria, tetapi Menyangkut Hak Hidup Masyarakat

Proses pelantikan dan penetapan pengurus ini turut disaksikan langsung oleh Ketua Eksekutif K-SBSI Wilayah Daratan Flores, Ambrosius M. Werin, beserta jajarannya. Kehadiran pimpinan wilayah ini menjadi bentuk dukungan penuh sekaligus upaya penguatan sistem organisasi agar K-SBSI Nagekeo dapat berjalan sesuai dengan prinsip dasar dan visi misi konfederasi.

Dalam arahannya, Ambrosius M. Werin mengingatkan para pengurus terpilih mengenai beban amanah yang dipikul. Menurutnya, serikat buruh memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memperjuangkan nasib kesejahteraan pekerja. Lebih jauh, ia menekankan peran strategis organisasi sebagai mitra dialog yang konstruktif bagi pemerintah dan dunia usaha demi mewujudkan hubungan kerja yang harmonis dan berkeadilan.

BACA JUGA :
Kamus Bahasa Mbay Diluncurkan: Langkah Strategis Merawat Identitas Lokal di Era Global

“K-SBSI harus tumbuh menjadi organisasi yang kuat, mandiri, dan terpercaya. Kehadiran kita tidak boleh hanya menjadi simbol belaka, tetapi harus memberikan manfaat nyata dan perlindungan hukum bagi setiap anggota. Kekuatan organisasi terletak pada soliditas internal dan kesatuan langkah kita,” tegas Ambrosius.

Sementara itu, Ketua terpilih, Agnomansius Subiasy, menyambut amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia mengakui bahwa tantangan dunia kerja di Kabupaten Nagekeo masih cukup kompleks dan membutuhkan pendekatan yang cermat serta kebersamaan seluruh elemen. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk bersatu hati, kompak, dan bekerja sama membangun organisasi yang sehat.

BACA JUGA :
Enam Lokasi Sholat Idul Adha di Aesesa, PHBI Nagekeo Umumkan Petugasnya

“K-SBSI harus menjadi rumah besar bagi seluruh pekerja di Nagekeo. Di sini, aspirasi dan hak-hak rekan-rekan pekerja akan kita perjuangkan secara kolektif, terarah, dan berkelanjutan. Kita pastikan bahwa setiap hak yang dijamin undang-undang dapat dinikmati oleh seluruh pekerja di daerah ini,” ujar Agnomansius dalam sambutan perdananya.

Dengan terbentuknya kepengurusan ini, keberadaan K-SBSI Nagekeo diharapkan mampu menjawab kebutuhan para pekerja sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif, aman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Nagekeo.

banner 400x130
Penulis: ZainudinEditor: Redaksi