BONDOWOSO, FAKTUAL.CO.ID – Komitmen memperkuat perekonomian Kabupaten Bondowoso ditegaskan anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Komisi VI, H.M. Nasim Khan. Ia memastikan akan terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami akan selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk meningkatkan ekonomi daerah. Ini membutuhkan kerja sama dan komitmen bersama agar potensi ekonomi yang dimiliki Bondowoso bisa dikembangkan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Nasim Khan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Program dan Kebijakan Kementerian Perdagangan yang merupakan kerja sama Kementerian Perdagangan dengan Komisi VI DPR RI, bertempat di Aula At-Taqwa, Sabtu (7/11/2026).
Mengangkat tema “Strategi Penguatan UMKM Naik Kelas dalam Ekosistem Perdagangan 2026”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap arah kebijakan perdagangan nasional sekaligus membuka peluang pengembangan usaha bagi pelaku UMKM di daerah.
Nasim Khan menegaskan bahwa UMKM tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perkembangan perdagangan yang semakin kompetitif. Pelaku usaha lokal harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Menurutnya, potensi ekonomi daerah harus didorong melalui kebijakan yang tepat sasaran. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi lokal, sementara dukungan pemerintah pusat dan pengawalan DPR RI diperlukan agar program pemberdayaan ekonomi dapat berjalan berkesinambungan.
“UMKM harus terus kita dorong agar naik kelas. Jangan sampai produk lokal hanya mampu bersaing di pasar sendiri. Kita ingin pelaku UMKM memiliki kesempatan memperluas pemasaran, meningkatkan kualitas produk, dan mampu menembus pasar yang lebih besar,” demikian penekanan pesan Nasim Khan dalam agenda penguatan UMKM tersebut.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui pelatihan atau sosialisasi, tetapi harus diikuti dengan pendampingan, kemudahan akses pemasaran, peningkatan kapasitas produksi, legalitas usaha, serta pemanfaatan teknologi digital.
Dalam konteks Bondowoso, sinergi dengan pemerintah kabupaten dinilai menjadi bagian penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi masyarakat. Berbagai produk unggulan daerah perlu mendapatkan ruang promosi dan akses perdagangan yang lebih luas agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.
Sebagai anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, dan sejumlah sektor strategis lainnya, Nasim Khan memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi daerah sekaligus mengawal kebijakan pemerintah pusat agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komitmen Nasim Khan untuk bersinergi dengan Pemkab Bondowoso menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPR RI diharapkan mampu melahirkan langkah konkret, bukan sekadar agenda koordinasi.
Sebab, keberhasilan UMKM naik kelas tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan sosialisasi, melainkan dari peningkatan kualitas usaha, perluasan pasar, pertumbuhan omzet, penciptaan lapangan kerja, dan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Melalui penguatan ekosistem perdagangan 2026, Nasim Khan berharap UMKM Bondowoso semakin berkembang dan menjadi salah satu kekuatan utama dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah.








