NAGEKEO, FAKTUAL.CO.ID — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Yonahes Siga, menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya atas kehadiran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama RI beserta rombongan. Menurutnya, kehadiran para pejabat pusat merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan keagamaan, khususnya bagi umat Katolik di Nagekeo.
Pernyataan itu disampaikannya dalam sambutan pada pertemuan tatap muka antara pemerintah daerah dan Ditjen Bimas Katolik, yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Nagekeo, Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Memperkuat Sinergitas Dirjen Bimas Katolik, Pemerintah Daerah Nagekeo, dan Masyarakat Nagekeo dalam Rangka Penguatan Pendidikan Keagamaan Katolik yang Unggul, Ramah, dan Terintegrasi”.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Kehadiran Bapak Dirjen dan jajaran adalah wujud nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap kemajuan pendidikan keagamaan di daerah kami,” ujar Yonahes.
Ia menegaskan, pendidikan adalah fondasi utama pembangunan kualitas sumber daya manusia. Lebih dari itu, pendidikan yang berlandaskan nilai keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral, spiritual, dan sosial.
Menurut Yonahes, keberadaan Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) sangat dibutuhkan masyarakat Nagekeo yang dikenal menjunjung tinggi nilai iman, budaya, dan kebersamaan. Lembaga pendidikan itu diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter secara utuh, sekaligus menjawab kebutuhan akan pendidikan berkualitas yang memadukan keunggulan akademik dengan pendalaman iman dan ajaran Kristiani.
“Bagi kami, pembangunan SMAK bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah ini. Oleh karena itu, DPRD menyatakan dukungan penuh terhadap setiap upaya realisasi pembangunannya, baik lewat dukungan kebijakan, penganggaran sesuai kewenangan, maupun penguatan kerja sama antar seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yonahes berharap forum dialog dan sosialisasi ini melahirkan kesepahaman bersama mengenai kebutuhan, tantangan, serta langkah strategis agar rencana tersebut segera terwujud. Ia mengingatkan pula bahwa kemajuan pendidikan adalah tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, lembaga agama, DPRD, maupun seluruh elemen masyarakat.
“Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kami yakin cita-cita menghadirkan SMAK di Kabupaten Nagekeo akan terwujud demi masa depan anak-anak kita. Semoga pertemuan hari ini menghasilkan langkah konkret yang membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan di daerah tercinta ini,” pungkas Yonahes Siga.








