Berita  

Boss Sobat Ambyar Menghibur Komunitas Tembang Kenangan Edelweis

Bondowoso, FAKTUAL.CO.ID – Banyak cara bisa dilakukan dalam upaya keikut sertaan meningkatkan dan memperluas budaya daerah. Melalui berbagai kegiatan yang positif, tentu saja. Seperti yang dilakukan komunitas berkesenian/musik tembang kenangan Edelweis di kawasan kota Bondowoso.

Kegiatan ajang silaturahmi dan kekeluargaan yang digelar sekali dalam sebulan, tak hanya bermusik, diskusi, dan arisan sekaligus silaturahmi guna mempererat kekeluargaan. Juga, berbagai kegiatan sosial lainnya.Minggu (04/12/2022)

Ketua umum Edelweis,bersama beberapa pengurus lainnya yang memprakarsai berdirinya komunitas tersebut sejak lama, kini anggotanya dengan beragam profesi dan pekerjaan.
Umurnya bervariasi, umumnya di atas kepala lima, namun tetap berjiwa muda.

BACA JUGA :  Poskesdes Karanganyar bersama Mahasiswa KKN UNEJ Membangun Desa (UMD) Kelompok 288

Anggota komunitas tembang kenangan Edelweis dengan mengikat anggotanya melalui arisan memperat satu sama lainnya.
Bertempat di Warung Tabebuya Sekarputih Bondowoso, Komunitas Edelweis melantunkan satu persatu lagu idola para anggotanya dengan iringan Arief Sabana dengan Delysta Musicnya.

BACA JUGA :  Satreskrim Polres Probolinggo Mengungkap Kasus Rudapaksa yang Dilakukan 7 Pria, Terhadap Perempuan Dibawah Umur

Didik Waluyo, SH mengatakan,
“Kami senang, setiap bulannya anggota komunitas Edelweis ini, mengadakan kegiatan arisan dengan hiburan tembang-tembang lawas nostalgia. Harapan saya semoga anggotanya makin bertambah dan ini merupakan ajang silahturahmi terbaik diantara para anggota. Komunitas tembang kenangan edelweis bisa kedepannya aktif berperan dalam berbagai kegiatan sosial yang positif”, ujar penyuka lagu kangen Neng Nickery asal Blora ini.

BACA JUGA :  Demi Kebersihan Lingkungan, Babinsa Koramil 0822/11 Ajak Warga kerja Bhakti

Diah Mulyana selaku owner Warung Tabebuya menambahkan, “Kami sangat berterima kasih banyak, atas kehadiran Bapak dan ibu dari Komunitas Edelweis tembang kenangan Bondowoso yang telah mempercayakan tempat kami menjadi tempat pertemuan”, tutup wanita mancung asal Situbondo ini. ( rhn )