BONDOWOSO, FAKTUAL.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bondowoso mengambil langkah menyikapi kepadatan kendaraan di sekitar Maple Tree School Bondowoso, khususnya pada jam antar dan jemput siswa.
Kepala Dishub Bondowoso, Drs. Sigit Purnomo, M.M., melalui Humas menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kepala Sekolah dan juru parkir Maple Tree School untuk membahas persoalan kepadatan kendaraan serta pengaturan parkir di sekitar lokasi.
Dalam koordinasi tersebut, Dishub meminta adanya pengaturan waktu kedatangan dan kepulangan siswa secara bergantian. Langkah ini dinilai penting agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu yang bersamaan.
“Untuk mengatur jam kedatangan atau kepulangan siswa secara bergantian sehingga tidak semua siswa datang atau pulang pada waktu yang sama dan untuk segera meninggalkan lokasi setelah mengantar atau menjemput,” saat dikonfirmasi Kepala Dishub melalui Humas.
Dishub juga menegaskan pentingnya pengaturan parkir kendaraan. Kendaraan tidak diperbolehkan diparkir di kedua sisi jalan secara bersamaan karena berpotensi mempersempit ruang lalu lintas dan mengganggu kelancaran arus kendaraan.
“Kendaraan hanya boleh diparkir di salah satu sisi jalan, bukan di kedua sisi secara bersamaan,” tegasnya.
Menurut Dishub, pengaturan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, memberikan ruang yang cukup bagi kendaraan untuk melintas, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Tujuannya menjaga kelancaran arus lalu lintas, memberikan ruang yang cukup bagi kendaraan untuk melintas guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” lanjutnya. 20/7/26.
Langkah Dishub ini menjadi respons atas kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di sekitar Maple Tree School saat jam antar-jemput siswa. Tingginya aktivitas kendaraan orang tua, terutama kendaraan roda empat, dinilai menjadi salah satu faktor yang memicu penumpukan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Sebelumnya, pihak Maple Tree School mengakui persoalan kepadatan kendaraan saat jam antar-jemput menjadi bahan evaluasi. Kepala Maple Tree School Bondowoso, Nidia, menyebut pihak sekolah telah mencoba menerapkan jeda waktu antarjenjang, namun skema tersebut masih perlu dievaluasi lebih lanjut.
Pihak sekolah juga menyatakan terbuka terhadap kritik dan masukan serta siap berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik. Maple Tree School saat ini memiliki sekitar 130 siswa, mulai dari Baby Class hingga SD kelas 1, 2, dan 3, dengan sebagian siswa berasal dari luar Bondowoso.
Dengan adanya koordinasi tersebut, Dishub tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga mendorong adanya pengaturan konkret terhadap jam kedatangan dan kepulangan siswa serta pola parkir kendaraan di sekitar sekolah.
Penataan tersebut diharapkan dapat mengurai kepadatan kendaraan sekaligus menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna Jalan KH Agus Salim Kelurahan Blindungan. Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada kedisiplinan pihak sekolah, orang tua siswa, juru parkir, dan pengguna jalan lainnya.








