Exit Meeting BPK-RI, Bupati Bondowoso Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola Keuangan

Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid bersama Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i menghadiri exit meeting dengan BPK-RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Kamis (30/4/2026).

Bondowoso, FAKTUAL.CO.ID – Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid bersama Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i menghadiri exit meeting dengan BPK-RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Pendopo Raden Bagus Asra ini menjadi penutup rangkaian pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bondowoso Tahun Anggaran 2025.


Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten sekda, Inspektur Daerah, pimpinan perangkat daerah terkait, serta tim pemeriksa BPK-RI Perwakilan Jawa Timur.

BACA JUGA :
KPUD Kabupaten Bondowoso Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara


Inspektur Daerah Kabupaten Bondowoso, Agung Tri, menyampaikan bahwa proses pemeriksaan telah berlangsung selama 30 hari, sejak 30 Maret hingga 30 April 2026.


Sementara itu, Pengendali Teknis BPK-RI, Abdul Choliq, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan menemukan sejumlah catatan penting yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya perbaikan ke depan.

BACA JUGA :
Perayaan Natal Oikumene di Kodim 0822 Bondowoso: Harmoni dan Toleransi Dalam Kebersamaan


Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan BPK-RI.


“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BPK-RI atas proses pemeriksaan yang telah berjalan secara profesional. Catatan dan rekomendasi yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan daerah,” tegasnya.

BACA JUGA :
Diskominfo Bondowoso Gelar Dialog Bareng Media dalam Peringatan Hari Pers Nasional


Ia juga menekankan bahwa hasil pemeriksaan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.


“Kami berkomitmen melakukan pembenahan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan, tetapi juga demi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang selama ini telah diraih,” pungkasnya.(Mulyono)

banner 400x130