Berita  

Diduga Dipicu Sengketa Lahan, Pria 50 Tahun Ditemukan Tergeletak di Kebun Rantau Dedap; Polisi Kejar Pelaku

Seorang pria bernama Zamri (50) ditemukan tergeletak tak berdaya di area perkebunan Rantau Dedap, Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (13/5/2026).

MUARA ENIM, FAKTUAL.CO.ID — Seorang pria bernama Zamri (50) ditemukan tergeletak tak berdaya di area perkebunan Rantau Dedap, Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (13/5/2026). Peristiwa ini diduga berkaitan dengan perselisihan batas lahan yang tengah terjadi di wilayah tersebut.


Korban pertama kali ditemukan warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Dalam kondisi lemah, Zamri kemudian dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Pulau Panggung untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap kronologi kejadian.


Kapolsek setempat, AKP Rahman Edi, membenarkan insiden tersebut dan memastikan pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif.

BACA JUGA :
Diduga Asal Jadi, Proyek Siring di Kute Atas Hancur Sebelum Satu Tahun, Warga Soroti Kualitas dan Polome Pengerjaan


“Benar, telah terjadi peristiwa tersebut. Saat ini korban sudah mendapatkan penanganan medis, dan kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian,” ujar AKP Rahman Edi.

BACA JUGA :
Petani Kopi Khawatir saat Puncak Panen Harga Kopi Turun Drastis


Polisi juga mengungkap bahwa terduga pelaku berinisial WN, yang disebut-sebut merupakan warga Desa Pajar Bulan, melarikan diri usai kejadian.


“Kami sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Tim saat ini terus melakukan pengejaran dan penelusuran di lapangan,” tegasnya.


Sejumlah personel kepolisian, termasuk AIPDA Febri Pramana dan BRIGPOL Alfi Oktariansyah, telah diterjunkan untuk mengamankan lokasi kejadian serta mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.


Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan pelaku bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku.

BACA JUGA :
Warga Pajar Bulan Desak Penegak Hukum Turun Tangan, Proyek Siring Rp200 Juta Diduga Kurang Polome dan Asal Jadi


“Kami akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Mohon dukungan masyarakat agar situasi tetap kondusif,” tambah Rahman.


Sementara itu, warga berharap aparat dapat segera menangkap pelaku dan mengungkap secara terang motif di balik insiden tersebut, agar tidak memicu konflik lanjutan di tengah masyarakat. (Wakil)

banner 400x130