Berita  

Kafilah Aesesa Juara Umum MTQ VIII Tingkat Kabupaten Nagekeo 2026

Kafilah Kecamatan Aesesa ditetapkan sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII tingkat Kabupaten Nagekeo tahun 2026.

NAGEKEO, FAKTUAL.CO.ID — Kafilah Kecamatan Aesesa ditetapkan sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII tingkat Kabupaten Nagekeo tahun 2026.

Ajang yang berlangsung pada 29 April hingga 2 Mei 2026 di Mbay itu menempatkan Aesesa di puncak klasemen dengan perolehan nilai yang terpaut jauh dari para pesaingnya.

Berdasarkan rekapitulasi nilai yang diumumkan Sekretaris Dewan Hakim, Maqbul Separ, pada malam penutupan, Aesesa mengoleksi 76 poin. Posisi kedua ditempati Kecamatan Boawae dengan 49 poin. Sementara itu, Kecamatan Mauponggo meraih 19 poin, disusul Wolowae dengan 18 poin, Nangaroro 15 poin, dan Keo Tengah 14 poin.

Selisih angka yang cukup mencolok tersebut menegaskan konsistensi dan kesiapan kafilah Aesesa dalam mengikuti hampir seluruh cabang lomba.

BACA JUGA :
Kuasa Hukum AKP Serfolus Tegu Sebut Pemeriksaan Propam Polda NTT Bentuk Kriminalisasi

Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, dalam sambutannya mengingatkan bahwa MTQ tidak boleh berhenti pada serememonial dan capaian angka semata. Ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai rujukan hidup yang membumi dalam praktik sosial.

“Al-Qur’an bukan hanya dibaca dan dihafalkan, tetapi juga dihayati dan diamalkan dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat,” ujarnya.

Di tengah konteks keberagaman sosial di Nagekeo, Bupati juga menyoroti pentingnya nilai toleransi sebagai fondasi yang harus terus dirawat. Menurutnya, harmoni yang terjaga merupakan modal sosial yang tidak kalah penting dibandingkan capaian formal dalam ajang keagamaan.

BACA JUGA :
Kapolres Nagekeo Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Turangga 2025

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ VIII tingkat Kabupaten Nagekeo. Kepada para pemenang, ia menyampaikan selamat. Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, ia meminta agar tetap berlatih dan terus meningkatkan kemampuan.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Nagekeo, Shafar Laga Rema, dalam sambutan penutupan MTQ tersebut. Shafar menilai MTQ memiliki peran strategis dalam memperkuat keimanan sekaligus menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan bahwa substansi MTQ terletak pada internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an, bukan semata-mata pada aspek kompetisi.

Lebih jauh, Shafar juga menyinggung kesiapan Nagekeo sebagai calon tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang rencananya digelar pada 20 hingga 28 Juni 2026.

BACA JUGA :
Marselinus F. Ajo Bupu Pimpin Kembali DPC PDIP Flores-Lembata untuk Periode Ketiga

Menurutnya, kesiapan teknis harus dirancang secara terukur, mulai dari akomodasi hingga fasilitas pendukung lainnya.

“Kita tidak hanya bicara kesiapan seremoni, tetapi juga kapasitas teknis dalam melayani peserta dari berbagai daerah,” katanya.

Dengan demikian, MTQ VIII tingkat Kabupaten Nagekeo tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang refleksi atas kualitas pembinaan keagamaan di tingkat lokal. Ajang ini sekaligus menjadi ujian kesiapan daerah dalam menatap agenda yang lebih besar di tingkat provinsi.

banner 400x130
Penulis: ZainudinEditor: Redaksi