Temukan Aset Tidak Tertib dan Ugal Ugalan, Bupati Pasaman Welly Suhery Minta Segara Ditindak Tegas

Saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati, Senin (4/5/2026), Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan peringatan tegas kepada seluruh ASN menyusul ditemukannya berbagai ketidaktertiban dalam pengelolaan aset daerah.

Pasaman, FAKTUAL.CO.ID – Saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati, Senin (4/5/2026), Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan peringatan tegas kepada seluruh ASN menyusul ditemukannya berbagai ketidaktertiban dalam pengelolaan aset daerah.

Yang menjadi sorotan utama adalah penggunaan kendaraan dinas. Masih banyak ditemukan kendaraan tidak diparkir di tempat yang telah ditentukan, belum terpasang stiker identitas daerah, serta dokumen kelengkapan yang belum lengkap.

“Ini soal akuntabilitas tugas. Jangan main-main dengan barang milik daerah. Setiap penyimpangan tanpa dasar hukum dan izin resmi berisiko diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

BACA JUGA :
Wabup Pasaman Parulian Buka MTQ ke 54 Nagari Panti, Bumikan Alquran dalam Kehidupan Masyarakat

Ia memerintahkan Badan Keuangan Daerah segera melakukan pengawasan serta penertiban menyeluruh mulai hari ini juga. “Lakukan pengawasan ketat dan ambil langkah tegas sesuai aturan,” tambahnya.

BACA JUGA :
Buka Raker, Bupati Sabar AS Bangga Kwarcab 03/08 Pasaman Tidak Lagi Berada di Papan Bawah

Menurutnya, kedisiplinan mengelola aset menjadi cerminan kualitas kerja aparatur. “Tidak mungkin hasil kerja kita baik, jika pengurusan barang milik daerah saja tidak tertib,” ujarnya.

BACA JUGA :
Implementasi Pasaman Berimtaq Bupati Sabar AS, Gelar Safari Subuh di Masjid Fathun Nur

Selain itu, Bupati juga menekankan percepatan Pendapatan Asli Daerah sebagai prioritas utama. Ia menginginkan pola kerja yang cepat, tepat dan terukur, tidak lagi berjalan secara lamban serta konvensional.

“Semua capaian harus jelas, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” pungkasnya.

(Abdi Novirta)

banner 400x130
Penulis: Abdi NovirtaEditor: Redaksi