PANGKALPINANG, FAKTUAL.CO.ID — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pangkalpinang menegaskan pentingnya penguatan sinergi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung guna memastikan akurasi data veteran serta ketepatan penyaluran bantuan sosial.
Hal itu mengemuka dalam kunjungan resmi Dinsos Pangkalpinang ke Kantor LVRI/PPM Babel di Jalan Singapur No. 03, Kelurahan Mesjid Jamik, Kecamatan Rangkui, Kamis (21/5/2026).
Rombongan Dinsos dipimpin Sugiri Broto Raharso dari Sub Kepahlawanan dan Perintisan, didampingi Yeddy Abdi Arsyansyah dan Rachmat Sutiyoso.
Kehadiran mereka disambut jajaran pengurus LVRI dan PPM, di antaranya Sapta Qodria Muafi, SH., MH, Joko Burhani, Bona Tambunan, Bayu Syahputra, Adi Kusyadi, serta Nurdin, veteran relawan Trikora yang masih aktif di Babel.
Dalam forum tersebut, Joko Burhani menekankan urgensi kolaborasi lintas lembaga, khususnya dalam pendataan veteran dan keluarganya yang dinilai masih menghadapi berbagai kendala di lapangan.
“Sinergitas dengan Dinas Sosial sangat dibutuhkan, terutama dalam hal pendataan dan akses terhadap program bantuan pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ujarnya.
Senada, Sapta Qodria Muafi selaku Ketua DPD PPM sekaligus Wakil Sekretaris LVRI Babel berharap kerja sama ini tidak berhenti di tingkat kota, melainkan diperluas hingga skala provinsi.
“Kami berharap sinergi ini berjalan berkelanjutan dan dapat diperkuat hingga tingkat provinsi, sehingga manfaatnya lebih luas bagi para veteran dan keluarga,” tegasnya.
Sementara itu, Sugiri Broto Raharso menyambut positif dorongan tersebut dan menegaskan komitmen Dinsos untuk memperkuat basis data veteran sebagai landasan kebijakan.
“Sinkronisasi data sangat penting agar bantuan sosial yang disalurkan tepat sasaran dan berkelanjutan. Kami juga berharap LVRI dan PPM dapat membantu melengkapi data yang belum terjangkau oleh Dinas Sosial,” katanya.
Pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu menitikberatkan pada pertukaran data, pemetaan kebutuhan veteran, serta peluang kolaborasi program ke depan. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, menandai komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan sosial bagi para pejuang bangsa.
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah sederhana yang disiapkan pihak LVRI dan PPM Babel.





