Bondowoso, FAKTUAL.CO.ID – Menyambut dimulainya kembali pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal tahun 2026, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Amin Desa Kerang, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso melakukan kegiatan bersih-bersih dapur secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga kebersihan, higienitas, dan keamanan makanan sebelum proses pendistribusian kembali berjalan normal.
Kegiatan bersih-bersih dapur dilaksanakan dengan melibatkan seluruh karyawan SPPG Al-Amin. Sejak pagi hari, para petugas tampak membersihkan seluruh area dapur, mulai dari lantai, meja pengolahan, peralatan memasak, rak penyimpanan bahan makanan, hingga sudut-sudut ruangan yang berpotensi menjadi sumber kotoran dan kontaminasi.
Pembersihan dilakukan menggunakan perlengkapan standar kebersihan seperti cairan disinfektan, sabun pembersih khusus dapur, lap steril, serta alat pelindung diri. Seluruh peralatan memasak juga dicuci ulang dan disterilkan sebelum kembali digunakan untuk kegiatan produksi makanan.
Kepala SPPG Al-Amin, Ferdi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan persiapan penting menjelang pendistribusian MBG di awal tahun 2026. Menurutnya, kebersihan dapur menjadi faktor utama dalam menjamin kualitas makanan yang akan diterima para siswa.
“Menjelang pendistribusian awal tahun 2026, kami melakukan pembersihan dapur secara menyeluruh. Ini penting untuk memastikan seluruh proses pengolahan makanan berjalan dalam kondisi bersih, higienis, dan aman,” ujar Ferdi.2/1.
Ia menegaskan bahwa SPPG Al-Amin tidak ingin mengambil risiko terkait kesehatan penerima manfaat program MBG. Oleh karena itu, kebersihan dapur dan peralatan menjadi perhatian serius sebelum aktivitas distribusi kembali dilakukan.
“Dapur adalah pusat produksi makanan untuk anak-anak. Kebersihannya harus benar-benar terjaga. Dengan dapur yang bersih dan tertata, kami ingin memastikan makanan yang disalurkan nanti layak konsumsi dan sesuai standar kesehatan,” tambahnya.
Selain membersihkan area dapur, para karyawan juga melakukan pengecekan kondisi peralatan memasak dan tempat penyimpanan bahan pangan. Bahan-bahan makanan ditata ulang agar lebih rapi dan terhindar dari potensi kontaminasi silang, sekaligus memudahkan proses pengolahan saat distribusi dimulai.
Kegiatan ini sekaligus menjadi evaluasi internal SPPG Al-Amin untuk memastikan seluruh prosedur kebersihan dan pengolahan makanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Ke depan, kegiatan kebersihan dapur akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari pengawasan kualitas layanan.
Melalui persiapan ini, SPPG Al-Amin berharap pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis pada awal tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi para siswa sebagai penerima program.(*)








