Berita  

Kabupaten Pasaman Kembali Raih Opini WTP BPK RI, Prestasi Presitius Pasca Penghargaan 10 Besar

Pasaman, FAKTUAL.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Pasaman kembali menorehkan prestasi prestisius dengan meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten pasaman Tahun Anggaran 2024 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Sabar AS dan Ketua DPRD Kab Pasaman Nelfri Asfandi di kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat di Padang, Kamis (22/05/2024).

Sabar AS mengatakan, opini WTP merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan kepada Pemerintah Daerah. Capaian kali ini menjadi WTP ke-12 yang diraih Kabupaten Pasaman secara berturut-turut. Ia menegaskan bahwa opini WTP ini sinkron atau selaras dengan prestasi Kabupaten Pasaman yang Kinerja Terbaik 10 Besar Nasional dari Kementerian Dalam Negeri RI dalam Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD).

Menurutnya kinerja Pemerintah Kabupaten Pasaman yang diakui Kementerian Dalam Negeri dan BPK mendatangkan manfaat atau keuntungan langsung kepada masyarakat dengan berpeluang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID). Sebab Opini WTP dari BPK RI merupakan indikator utama yang menentukan pemberian DID. Pemerintah daerah yang meraih opini WTP akan mendapatkan reward berupa DID, yang dialokasikan dalam APBN untuk meningkatkan kinerja keuangan, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Perangkat Nagari Panti Tahun Anggaran 2026

“ Jadi tidak hanya sebatas penghargaan seremonial dari Kementerian Dalam Negeri dan BPK RI tetapi juga berhubungan langsung dengan kesejahtetaan masyarakat,” ujar mantan wakil bupati Pasaman ini.

BACA JUGA :
Dana Umat yang Berhasil Dikumpulkan Baznas Pasaman di 2024 Jauh Melampaui Target

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Teguh Suprianto di Lubuk Sikaping mengatakan raihan Opini WTP ini mencerminkan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Pasaman dijalankan dengan memenuhi prinsip-prinsip good governance, yakni transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta partisipasi publik.

BACA JUGA :
Bupati Sabar AS Buka Puasa bersama Pengurus Masjid dan Mushala serta Kepala Jorong se- Kabupaten Pasaman

” Kami mengucapkan terima kasih hasil kerja kolektif, bukan hanya dari jajaran eksekutif, tapi juga dukungan DPRD, pengawasan BPK RI, serta partisipasi aktif masyarakat kabupaten Pasaman,” ucap Teguh

( Abdi Novirta )

banner 400x130
Penulis: Abdi NovirtaEditor: Redaksi