Berita  

Bondowoso Digital Day 2026 Disorot, Pertunjukan DJ dan Joget Penari Picu Pro-Kontra

Foto: Joget yang diduga tidak pantas menjadi sorotan publik.

BONDOWOSO, FAKTUAL.CO.ID – Pelaksanaan Bondowoso Digital Day 2026 di kawasan Alun-Alun Bondowoso, Sabtu malam, 25 Juli 2026, menjadi sorotan publik. Sebuah video yang beredar di media sosial TikTok melalui akun @BondowosoSociety memicu perdebatan terkait pertunjukan hiburan malam yang menampilkan aksi DJ dan penari.

Dalam video tersebut, tampak pertunjukan musik dengan penampilan DJ serta sejumlah penari. Konten itu kemudian menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian mempertanyakan kesesuaian konsep hiburan tersebut dengan suasana dan karakter masyarakat Bondowoso.

Salah satu akun TikTok, @AndiFebrianto88, menyinggung perbedaan nuansa kegiatan keagamaan di daerah lain dengan hiburan yang digelar di pusat kota Bondowoso.

BACA JUGA :
Babinsa Desa Kejawan Dukung UMKM, Tempe Buatan Lokal Makin Berkembang

“Alhamdulillah di Wringin Arak-Arak hampir tidak dangdutan, yang ramai majelis sholawatan. Mau dibawa ke mana rakyat Bondowoso? Kok nggak malu dengan Situbondo, adakan haul para masyaikh, pas Bondowoso haul para artis,” tulis akun tersebut dalam kolom komentar.

Komentar serupa disampaikan akun @AbayaOfficialstore1. Ia mengaku hadir di lokasi acara pada Sabtu malam dan menyayangkan konsep hiburan yang menampilkan DJ serta penari dengan pakaian dan gerakan yang dinilai tidak pantas untuk sebuah acara yang digelar di ruang publik dan berpotensi dihadiri keluarga serta anak-anak.

BACA JUGA :
TNI-Polri Bondowoso Kompak Dengan Olah Raga Bersama

“Sabtu malam tanggal 25 saya ke sana. Tidak sengaja kebetulan acara hiburannya mengundang DJ. Untuk event yang berlangsung di alun-alun pusat kota seperti itu, apalagi sering dihadiri keluarga termasuk anak-anak, sungguh sangat tidak pantas sekali kalau hiburannya DJ seperti semalam. Apalagi penari-penarinya menggunakan pakaian yang tidak pantas dipandang dengan jogetan yang vulgar,” tulisnya.


Ia juga mempertanyakan kesesuaian konsep acara tersebut dengan citra kepemimpinan daerah.

BACA JUGA :
Polres Bondowoso Gelar Kejuaraan Panahan dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

“Menurut saya sangat tidak mencerminkan bupati kita yang berlatar belakang kiai, wakil bupati Gus. Miris,” lanjut komentar tersebut.
Perdebatan di media sosial ini menyoroti pentingnya kurasi dan pemilihan konsep hiburan dalam kegiatan publik, khususnya yang digelar di ruang terbuka dan menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah.

Publik kini menantikan penjelasan dari pihak penyelenggara maupun Pemerintah Kabupaten Bondowoso terkait konsep pertunjukan tersebut, termasuk pertimbangan pemilihan hiburan dan kesesuaiannya dengan karakter sosial serta budaya masyarakat setempat.26/7/26.

banner 400x130