Daerah  

Atasi Stunting, Bupati Nias Instruksikan seluruh Kades, Bidan Desa Kader Posyandu, Mendata Seluruh Bayi Yang Ada Di Desanya Masing-masing

Kepulauan Nias, FAKTUAL.CO.ID-Di tengah upaya serius untuk mengatasi masalah stunting yang mengancam kesehatan anak-anak di Kabupaten Nias, Bupati Nias Ya’atulo Gulo SE, SH, M.Si, telah mengambil langkah proaktif dengan menginstruksikan seluruh Kepala Desa, Bidan Desa, dan Kader Posyandu di Kecamatan Ma’u untuk mendata seluruh bayi yang tinggal di desa masing-masing.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Nias dalam arahannya pada acara penting Rembuk Stunting, di Gedung Gereja BNKP Lasara Siwalubanua, Kecamatan Ma’u, Rabu (10/07/2024), yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan

Bupati Ya’atulo Gulo menekankan urgensi tindakan untuk mengurangi kasus stunting, yang merupakan masalah serius dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

BACA JUGA :  Kapolres Bondowoso Melakukan Peninjauan Pos Pam dan Gereja, Menjelang Malam Tahun Baru 2022-2023

“Kepada seluruh Kepala Desa, Bidan Desa, dan Kader Posyandu di Kecamatan Ma’u, saya instruksikan untuk mendata seluruh bayi yang ada di desanya masing-masing.

Kolaborasi dan kerjasama kita sangat diperlukan dalam upaya pencegahan dan penurunan kasus stunting di Kabupaten Nias,” ujar Bupati dalam arahannya.

Stunting, kondisi terhambatnya pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi kronis, menjadi perhatian serius Bupati Ya’atulo Gulo.

BACA JUGA :  Enam Daerah Berpisah Dari Sumatera Utara, Bentuk Provinsi Baru Bernama Sumatera Timur, Apa Saja?

Selain mendata bayi, langkah-langkah konkret termasuk peningkatan kesadaran akan gizi yang seimbang dan sanitasi lingkungan juga menjadi fokus dalam strategi pencegahan yang dijalankan.

Sebelumnya Camat Ma’u, Rano Artafa Gulo, juga menyampaikan komitmennya untuk bersama-sama masyarakat dan stakeholder terkait merumuskan strategi intervensi yang lebih efektif dalam mengatasi penyebab stunting

Acara ini menjadi momentum untuk menggalang dukungan semua pihak dalam menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan berdaya.

Dalam kesempatan yang sama, para peserta dari berbagai instansi dan organisasi di Kabupaten Nias sepakat untuk terlibat aktif dalam pelaksanaan program-program kesehatan yang berfokus pada anak-anak, sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengatasi tantangan stunting.

BACA JUGA :  Kapolres Bondowoso Hadiri Kunjungan Menparekraf di Desa Wisata Tirta Agung

Dengan langkah-langkah yang diambil, Bupati Nias optimis bahwa melalui kerjasama yang kuat dan komitmen bersama, masalah stunting dapat dikurangi secara signifikan, sehingga setiap anak di Kabupaten Nias dapat tumbuh dengan potensi maksimal dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.(Trh)

**) IIkuti berita terbaru FAKTUAL.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.