Bondowoso, FAKTUAL.CO.ID – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur alternatif Bondowoso–Jember, tepatnya di Desa Grujugan Kidul, Kecamatan Grujugan, Sabtu dini hari (04/04). Sebuah truk pengangkut gabah terguling hingga masuk ke area persawahan usai diduga kehilangan kendali saat melintas di tanjakan berkelok.
Truk bernomor polisi N 8621 BE yang dikemudikan Antok (40), warga Balung, Jember, diketahui tengah mengirim gabah menuju kawasan Arak-Arak. Perjalanan tersebut mengikuti petunjuk aplikasi peta digital yang mengarahkan kendaraan melintasi jalur Tasnan, meski kondisi jalan sempit dan tidak diperuntukkan bagi kendaraan besar.
Insiden terjadi saat truk menanjak dan berhadapan dengan sepeda motor dari arah berlawanan. Karena kaget dan belum menguasai medan, sopir spontan membanting setir ke kanan hingga kendaraan keluar jalur dan terperosok ke sawah dalam posisi terbalik, dengan roda berada di atas.
“Baru pertama lewat sini, ikut petunjuk maps. Pas belokan ada motor, saya kaget lalu banting setir,” ujar Antok.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Bondowoso bersama Polsek setempat segera tiba di lokasi setelah menerima laporan warga. Proses evakuasi dilakukan secepat mungkin mengingat jalur tersebut merupakan akses alternatif yang cukup padat dilalui kendaraan.
Kasat Lantas Polres Bondowoso AKP Irwan Rizky Prakoso melalui Kanit Gakkum IPDA Abdillah Muchtar menyampaikan, evakuasi berjalan lancar berkat bantuan warga sekitar.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung ke lokasi dan mengevakuasi truk beserta muatannya. Prosesnya relatif cepat karena dibantu masyarakat,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, truk mengalami kerusakan cukup parah dan muatan gabah tumpah ke area persawahan.
Pihak kepolisian mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan besar, agar mematuhi rambu lalu lintas yang telah disesuaikan dengan kondisi jalan, serta tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi.
“Pengendara diharapkan mengikuti rambu yang ada demi keselamatan bersama,” pungkasnya.








