Bondowoso, FAKTUAL.CO.ID – Dengan beredarnya berita di media sosial terkait adanya dugaan pungutan liar yang terjadi di SDN TAAL 01, Syamsul Arifin, selaku Kepala Sekolah angkat bicara dengan adanya dugaan pungutan yang terjadi di sekolahnya, (Kamis, 31/08/2022)
Syamsul Arifin menerangkan, ” terkait adanya pemberitaan, adanya dugaan pungutan liar yang terjadi dimana saya mengajar itu tidak benar adanya, karena itu semua kemauan siswa sendiri, jadi untuk mempercatik atau memperindah kelas masing-masing, sehingga muncullah inisiatif siswa untuk mengadakan iuran semampunya seminggu sekali, dan dibentuklah paguyupan SDN Taal 01 yang di naungi oleh ketua paguyuban, dimana ketua paguyuban tersebut merekrut dari wali murid sendiri jadi pihak sekolah tidak terlibat dalam paguyuban tersebut, hanya sebatas mengawasi saja, apabila ada krtik atau saran yang membangun monggo datang kesekolah pintu selalu terbuka, “tuturnya.
Nur Salim, selaku ketua paguban SDN Taal 01, menerangkan kepada awak media, “dengan adana iuaran pihak sekolah tidak terlibat, jadi ini semua atas inisiatif siswa sendiri yang mana sudah disetujui oleh wali murid masing-masing, maksud dan tujuan di adakan iuaran adalah untuk mempercantik kelas masing – masing siswa, supaya mereka betah dengan dekorasi atau gambar pada dinding kelas. kalau pun ada sisa pembelian cat untuk kela 6. mungkin untuk ongkos tranportasi saat rekreasi bagi yang mau ikut, bagi yang tidak ikut akan saya kembalikan sama masing masing siswa mas, “pungkasnya
Fathorrazi selaku Babinsa Desa Taal, mendukung penuh adanya paguyuban tersebut, selama kegiatan tersebut tidak disalah gunakan, “imbuhnya.(Rhman)