Kejari Bondowoso Sumbangkan Puluhan Kantong Darah, PMI Sebut Bisa Menunjang Stok Kebutuhan Masyarakat

Bondowoso, FAKTUAL.CO.ID – Para pagawai Kejaksaan Negeri Bondowoso serta sekitar ratusan masyarakat umum mendaftar untuk mendonorkan darahnya. Kegiatan donor darah itu dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 Tahun 2023 dan Hut Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke 23. Dalam kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Bondowoso menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) bertempat di Aula Kejaksaan setempat, Kamis (20/7/2023). Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso, Puji Triasmoro, menuturkan kegiatan sosial donor darah ini bertujuan untuk membantu ketersediaan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI tetap aman Selanjutnya, kata Kajari, stok darah itu nantinya, bisa digunakan oleh warga atau rumah sakit yang membutuhkan “Ada beberapa orang setelah diperiksa mungkin tidak bisa donor. Tetapi minimal mendapatkan 75 kantong. Dan Alhamdulillah saya donor, karena kondisi tubuh stabil.”ujar Puji. Menurut Puji, setetes darah yang disumbangkan bisa menyelamatkan nyawa orang lain, sehingga dalam aksi sosial donor darah ini merupakan kesadaran bersama untuk saling memberikan manfaat kepada semua orang. Sementara Ketua PMI Bondowoso, Juni Sukarno menjelaskan, kegiatan donor darah seperti ini sangat membantu ketersediaan stok darah. Apalagi kata dia, kebutuhan darah dari tahun ke tahun selalu meningkat. Jika biasanya kebutuhan setiap bulan biasanya 400-500, dan bulan kemarin mencapai 800 hingga 1000 kantong. “Jadi kami terbantu dengan kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ini. Sehingga kebutuhan masyarakat akan darah, Insyaallah bisa terpenuhi,” jelas dia. Menurutnya, stok darah di UTD PMI saat ini masih aman. Sebab PMI mempunyai mempunyai beberapa titik donor darah sukarela. Mulai dari kecamatan, OPD hingga tingkat desa. Bahkan kebutuhan darah dari PMI kabupaten/kota lain yang satu jaringan, meminta ke PMI Kabupaten Bondowoso. Seperti Situbondo, Jember dan beberapa daerah lainnya. Jejaring PMI di Tapal Kuda diantaranya Kabupaten Bondowoso, Jember, Situbondo, Lumajang, Kota dan Kabupaten Probolinggo. Sementara permintaan dari dari sejumlah rumah sakit di Bondowoso selalu terpenuhi. Mulai dari RSUD dr Koesnadi, RS Bhayangkara, RS Mitra Medika. “Alhamdulillah sudah terpenuhi, bahkan kita bisa memenuhi permintaan dari daerah lain. Saling menolong antar jejaring,” pungkas Juni.

**) IIkuti berita terbaru FAKTUAL.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
BACA JUGA :  Tradisi Pelepasan Sabadha 39 Letkol Inf Rinto Wijaya Dengan Penuh Haru.