Terdapat beberapa jenis cat lantai yang biasa digunakan untuk menghasilkan lantai epoxy, salah satunya adalah berbasis air. Cat ini mempunyai berbagai karakteristik unik yang membuatnya layak untuk dipertimbangkan.
Salah satu karakteristik tersebut adalah ramah terhadap lingkungan. Ciri-ciri lainnya dapat dilihat dalam ulasan menarik di bawah ini.
Karakteristik Cat Berbasis Air untuk Lantai Epoxy
Lantai beton membutuhkan pelapis khusus untuk meningkatkan kekuatannya, seperti epoxy. Dengan demikian, daya tahannya akan naik sehingga tetap awet dalam jangka waktu lama meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Dari kedua jenis epoxy, cat berbasis air sering dipilih di dunia industri. Hal ini disebabkan oleh sejumlah karakteristiknya yang cukup unik, seperti:
- Ramah Lingkungan
Sesuai namanya, pelapis ini menggunakan air sebagai pelarut utamanya. Hal ini membuat kandungan VOC maupun bahan kimia lainnya menjadi lebih rendah daripada epoxy lainnya.
Karena kandungan kimianya sangat rendah, epoxy ini lebih ramah lingkungan. Emisi gas berbahaya yang dilepaskan ke udara pun juga jauh berkurang sehingga aroma menyengat bisa berkurang..
Oleh sebab itu, efeknya terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Alhasil, pelapis ini cocok untuk diaplikasikan di dalam ruangan. Bahkan, pelapis tersebut bisa digunakan di area kesehatan.
- Viskositas Rendah
Epoxy water-based juga memiliki viskositas yang rendah. Dengan kata lain, cat tersebut lebih encer daripada jenis lainnya. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan air sebagai pelarut utamanya.
Dengan viskositas rendah, aplikasi pelapis ini menjadi lebih mudah. Tidak hanya itu, cat tersebut juga mudah diratakan dengan kuas maupun roller, sehingga , pekerjaan menjadi lebih mudah.
Menariknya, molekul cat ini lebih mudah meresap sehingga cocok bagi lantai beton berpori. Jadi, Anda bisa mempertimbangkannya bila ingin melapisi area dengan karakteristik serupa.
- Daya Rekat Sangat Baik
Hasil ikatan yang dihasilkan oleh pelapis ini lebih kuat karena mudahnya penetrasi ke pori-pori. Hal ini didukung oleh mudahnya interaksi epoxy tersebut dengan permukaan yang bersifat hidrofilik atau menyukai air, seperti beton.
Tidak hanya itu, penguapan air yang terkontrol juga menghasilkan ikatan kuat pada lantai epoxy. Alasannya, penguapan air yang lebih lambat membuat molekul pelapis ini memiliki waktu optimal untuk meresap dan menyusun diri.
Kuatnya daya rekat membuat lantai menjadi lebih tahan terhadap kelembapan. Jadi, air maupun zat lainnya tidak mudah menembus pori-pori. Alhasil, peluang terjadinya korosi dapat dikurangi.
- Lapisan Lebih Tipis
Kandungan air di dalam epoxy ini membentuk lapisan lebih tipis daripada pelapis lainnya. Hal ini disebabkan oleh penguapan air selama proses pengeringan sehingga volume lapisan pun menyusut.
Selain itu, terbentuknya permukaan lebih tipis juga disebabkan oleh rendahnya viskositas. Dengan viskositas yang rendah, pelapis menjadi lebih mudah meresap ke dalam pori-pori dan tidak menumpuk di atas permukaan.
Karakteristik ini dapat mempermudah aplikasi. Selain itu, lantai epoxy juga akan lebih cepat kering. Menariknya, lapisan ini juga menciptakan permukaan tanpa sambungan. Hal ini menjadikan lantai lebih mudah dibersihkan.
- Ketahanan terhadap Kimia dan Abrasi
Meskipun tipis, epoxy ini mempunyai ketahanan yang cukup baik terhadap kimia dan abrasi. Itulah mengapa pelapis tersebut cocok digunakan pada area industri maupun lainnya yang membutuhkan proteksi.
Ketahanan ini membuat lantai beton menjadi lebih tahan lama. Keunggulan ini bisa meningkat bila Anda menggunakan pelapis berkualitas sesuai aturan pakai dan standar yang berlaku.
Bagaimanapun juga, ketahanannya tidak sekuat epoxy jenis lain, seperti solvent-based. Untuk itu, Anda bisa menggunakan pelapis jenis ini untuk area lalu lintas ringan sampai sedang, seperti garasi rumah maupun gudang tanpa alat berat.
- Hemat Biaya
Aplikasi lebih tipis membuat kebutuhan material menjadi makin sedikit. Lapisannya pun lebih cepat kering sehingga meminimalkan downtime pada area kerja. Selain itu, Anda juga tidak perlu thinner untuk melarutkannya.
Tidak hanya itu, pelapis ini juga menawarkan daya tahan yang sangat baik terhadap beban ringan ke sedang sehingga tidak mudah rusak. Risiko terhadap keselamatan serta lingkungan pun bisa dikurangi.
Faktor-faktor di atas membuat Anda tidak membutuhkan terlalu banyak biaya dibandingkan pelapis lainnya, baik selama proses pengerjaan maupun dalam jangka panjang. Dengan begitu, Anda bisa menghemat anggaran untuk area tersebut.
Bahkan, epoxy berbasis air bisa menjadi solusi paling hemat untuk area dengan lalu lintas ringan hingga sedang. Dengan demikian, Anda layak untuk mempertimbangkannya bila mencari alternatif lain selain ubin dan kayu keras.
Jangan Lupa Pilih Cat Epoxy Berbasis Air yang Tepat!
Cat epoxy berbasis air memiliki karakteristiknya sendiri sehingga membuatnya unggul di berbagai aspek. Keunggulan ini akan semakin terasa jika Anda menggunakan pelapis berkualitas, seperti Sikafloor®-2530 W LP/GL.
Keduanya memiliki ketahanan terhadap mekanis dan kimia yang baik. Selain itu, pelapis ini juga tidak berbau, mudah diaplikasikan, dapat diencerkan dengan air, dan bebas solvent. Campurannya pun bisa menyerap air.
Bila Anda ingin hasil akhir doff, maka pilih Sikafloor®-2530 W LP. Namun bila Anda menginginkan hasil akhir mengkilap, Sikafloor®-2530 W GL layak dipertimbangkan.
Sika sendiri sudah berpengalaman selama 115 tahun dalam menangani berbagai proyek global, seperti Garasi Ferrari di Manchester Raya, Inggris. Di sisi lain, Sika juga merupakan pencetus semen waterproofing pertama di Indonesia yang cocok untuk aneka kebutuhan Anda.
Dengan Sika, Anda memperoleh lantai epoxy kuat dan tahan lama yang bisa menjadi investasi jangka panjang. Maka dari itu, segera gunakan Sika untuk melapisi permukaan beton Anda!


